Panduan Backup Website Joomla, Mudah Tapi Sering Diabaikan

Joomla Blog Indonesia, Memiliki website Joomla dengan padat pengunjung merupakan hal yang didambakan oleh setiap pemilik website. Bahkan beberapa pemilik website rela mengeluarkan biaya yang tidak kecil untuk berlomba-lomba menaikkan lalu-lintas website mereka. Mulai dari layanan SEO, SEM atau bahkan mulai menggunakan layanan pembuatan konten secara periodik.

Namun kali ini saya bukan ingin membahas bagaimana cara meningkatkan lalu-lintas website anda, melainkan saya ingin membagi sisi lain yang tidak berkaitan dengan pengoperasian website Joomla.

Backup kadang terlupakan oleh para pengelola website, jika belum terjadi sesuatu hal buruk ritual ini bisa jadi tidak pernah menjadi catatan penting mereka. Padahal dengan melaksanakan backup secara rutin, website joomla anda akan aman dan kedepannya anda dapat tidur dengan nyenyak.

Kapan Backup Website Joomla Harus Dilakukan?

Sebisa mungkin anda lakukan backup setiap hari, akan tetapi anda yang lebih tahu kebutuhannya berapa kali dalam periode tertentu anda harus melakukan backup website joomla anda. Apakah harian, mingguan, atau bulanan semuanya kembali kepada anda.

Apa Saja Yang Perlu DiBackup?

Sebuah website joomla memiliki dua bagian yang penting, pertama adalah file kode sumbernya dan kedua adalah basis datanya. Kedua bagian tersebut yang harus anda backup setiap periode tertentu agar resiko-resiko buruk dapat anda hindari.

Bagaimana Cara Melakukan Backup Website Joomla?

Ada beberapa metode yang dapat anda pilih untuk melakukan backup website joomla anda secara berkala, diantaranya :

1. Backup Menggunakan Layanan Hosting

Backup Joomla dari CPanel

Hampir semua hosting memiliki layanan backup, akan tetapi tidak semua hosting memiliki layanan backup harian, sehingga anda juga harus melakukan backup secara manual pada waktu-waktu yang dapat anda atur sendiri. Jika hosting anda menggunakan CPanel, anda dapat melakukan backup setelah login dari CPanel kemudian pilih menu Backup dan ikuti prosesnya, dan tunggu beberapa waktu file backup bisa langsung anda unduh. Saya sendiri kebetulan menggunakan layanan hosting yang memiliki fasilitas backup harian dan tempat backupnya tidak berada dalam server yang sama, sehingga proses backup berjalan secara harian tanpa mengganggu kinerja dan kapasitas penyimpanan server yang saya gunakan.

2. Backup Menggunakan Ekstensi Joomla

Ekstensi Backup Untuk Joomla

Beberapa ekstensi berikut ini dapat anda gunakan untuk membackup website Joomla anda, diantaranya adalah :

Atau anda dapat mengunjungi halaman Direktori Ekstensi Joomla pada tautan berikut

Dari kedua pilihan untuk membackup website Joomla tersebut tentunya yang terbaik adalah kembali kepada kebiasaan anda, jika anda tidak ingin menambah ekstensi pada website Joomla anda pilihan menggunakan layanan backup dari penyedia hosting adalah pilihan terbaik, namun jika anda ingin layanan backup yang terintegrasi dengan karakteristik website Joomla anda, silahkan anda coba beberapa ekstensi yang saya berikan di atas. Pada kesempatan selanjutnya saya akan berbagi Panduan Backup Website Joomla menggunakan Ekstensi Akeeba Backup.

Perlu anda ingat bahwa melakukan backup secara berkala sangatlah penting, jangan sampai website anda rusak dan anda tidak memiliki backupnya sama sekali. Jangan lengah dan mempercayakan semuanya ke penyedia hosting, website dan seluruh datanya adalah kepunyaan anda, jadi andalah yang bertanggung jawab untuk melakukan backup.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top